Jalan Penderitaan , Jalan Kemuliaan

Renungan Minggu Ini

Minggu,10 Februari 2013 (Minggu Transfigurasi)

"JALAN PENDERITAAN, JALAN KEMULIAAN"

( Keluaran 34:29-35; Lukas 9:28-36)

Lukas 9:29 menyaksikan, ”Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan”. Cahaya kemuliaan Allah dalam peristiwa transfigurasi Kristus adalah sesuatu yang muncul dari diriNya sendiri. Dengan demikian, kemuliaan Ilahi yang dipancarkan oleh Kristus menunjuk kepada kemuliaanNya yang telah ada sejak kekal. Kemuliaan ilahi dalam peristiwa transfigurasi Kristus merupakan pancaran kepenuhan Allah yang berdiam di dalam diriNya. Ayat 30 menyaksikan bahwa saat tubuh Kristus mengalami transfigurasi, datanglah Musa dan Elia. Kedatangan Musa dan Elia bukan sekedar percakapan tanpa arti. Sebaliknya kedatangan Musa dan Elia tersebut hendak membicarakan sesuatu yang begitu penting dan hakiki bagi karya keselamatan Allah. Ayat 31 menyaksikan isi atau misi dari kedatangan Musa dan Elia dalam peristiwa transfigurasi Kristus adalah: ”Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergianNya yang akan digenapiNya di Yerusalem”.

Tujuan utama kedatangan Yesus ke dunia adalah untuk menggenapkan karya penyelamatan Allah. Dan karya itu dijalani-Nya melalui jalan penderitaan – yaitu melalui salib. Jalan yang sulit dan penuh penderitaan itu sesungguhnya adalah jalan yang memancarkan kemuliaan kasih Allah. Menjadi perenungan bagi kita, apakah dalam hidup ini kita “mau enaknya saja”? Ataukah kita juga melatih dan mempersiapkan diri untuk menderita demi sesama kita? Tuhan memberkati.